Nada-nada yang indah
S'lalu terurai darimu
Tangisan nakal bibirku
Tak 'kan jadi deritamu
Tangan halus dan suci
T'lah menangkap tubuh ini
Jiwa raga dan seluruh hidup
Rela dia berikan
Itu sepenggal lagu Bunda ciptaan Melly Goeslaw, mengawali cerita saya kali ini :) . Bunda , atau lebih akrab dengan "Mama" , saya selalu memanggil ibu saya dengan panggilan "Mama". Mama dengan ketulusan hatinya mau membawa-bawa diri ini selama 9 bulan kurang , tanpa merasakan penyesalan. Mama melahirkan raga ini dengan sekuat hati dan berharap tidak terjadi kesalahan di dalam proses persalinan dan alhamdulillah , bayi yang mama lahirkan sehat walafiat. Detik , Menit , Jam , Hari semua berlalu begitu indah. Mama mengajarkan saya semua hal baru , hal yang belum pernah sama sekali saya raba. Dengan kesabaran tinggi , mama memberikan penjelasan yang sangat mendetail sehingga saya menjadi mengerti akan sesuatu. Mama , itulah kata yang sering saya ucapkan ketika saya sakit , itulah kata yang sering saya ucapkan ketika saya tidak bisa mengerjakan pekerjaan rumah yang diberikan ibu guru , itulah kata yang sering saya ucapkan ketika saya marah kepada teman saya di sekolah. Semua saya ceritakan kepada mama , semua saya adukan kepada mama , semuanya saya ceritakan kepada mama. Mama selalu mendengarkan cerita saya.
Fase keremajaan datang pada saya , saya mulai memiliki dunia sendiri. Saya mulai memiliki teman-teman terbaik saya , saya mulai merasakan sesuatu yang indah dan selalu membuat saya tersenyum-senyum . Ya , saya mulai merasakan jatuh cinta , mungkin lebih tepatnya menyukai lawan jenis. Remaja memang saat-saat membahagiakan karena kita benar-benar melihat dunia dari sisi berbeda. Fase remaja membuat saya lupa akan kebiasaan saya yang selalu bercerita apapun kepada mama saya. Saya menyesal karena fase itu saya tidak sedekat saat saya kecil dengan mama. Ya , saya sangat menyesali itu .
Fase keremajaan menuju kedewasaan tiba , kedewasaan saya tunjukkan dengan mencoba hidup mandiri dengan menuntut ilmu di kota lain. Saya tahu , pasti mama sedih melepas saya pergi saya bisa lihat dari mata mama. Keputusan ini saya ambil karena saya suka jurusan yang saya pilih dan memang saya ingin mencoba hidup mandiri serta bisa mengatur keuangan saya sendiri. Jauh dari mama membuat saya sadar betapa sayangnya saya kepada mama. Mama , mama dan mama hanya mama yang bisa membuat saya merasakan ketenangan dan kenyamanan. Saat ini saya merindukan mama , ya , saya sangat merindukan MAMA .

mama nemenin waktu wisuda TK Akbar :)

acara di TK Akbar , ada mama tapi ga ke foto :p

ketika masih bayi :D

Perpisahan TK Akbar , mama nemenin waktu make baju ini :)

Karnaval TK Sandy Kara Putra , mama yang foto :)
Ohh bunda ada dan tiada
dirimu kan selalu ada di dalam hatiku
:Bunda Melly Goeslaw: